SKB di Kutim Diawasi Pihak BKN

Kutai Timur304 Dilihat

SANGATTA. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)  calon pegawai negeri sipil kemarin Rabu (24/11) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPK) Kutim. SKB diikuti sebanyak 113 yang akan memperebutkan 65 formasi CPNS. Seleksi dibuka Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang di Aula Kantor BKPP. Peserta SKB

adalah mereka yang telah dinyatakan lulus pada tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), berdasarkan pengumuman hasil SKD CPNS 2021 oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kutim, pada 29 Oktober 2021 lalu.

Untuk memastikan seleksi berlangsung  jujur dan aman, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN), turut malakukan pengawasan seleksi secara langsung. Koordinator Pengawas Perwakilan BKN Regional VIII Banjarmasin, Noor Afiat mengatakan, ada empat perwakilan BKN yang turun sebagai pengawas. 

“SKB dipastikan aman, yang terjadi itu (kebocoran soal) hanya diluar regional. Jadi tidak ada (kebocoran soal di Kutim). Kami berharap kerjasama dengan tim yang ada di daerah (Kutim) itu berjalan dengan baik,” harap Noor Afiat.

Noor Afiat juga memastikan, Personal Computer (PC) yang digunakan saat SKB telah menerapkan sistem yang terbaru, sehingga seleksi berjalan aman.

Sementara itu, saat membuka SKB, Kasmidi Bulang di hadapan peserta CPNS mengatakan, di era pemerintahan sekarang harapan dan tuntutan masyarakat terhadap sosok birokrat sangat-lah besar. Namun dituntut profesional, berkualitas dengan Output kerja yang memuaskan bagi masyarakat.

ASN dituntut memberikan solusi terbaik dan strategi, sebagai respons atas kebijakan dan permasalahan yang muncul. Selain itu, memperkukuh kerja yang solid dan sinergis di berbagai lapisan penugasan.

“ASN dituntut untuk lebih inovatif, kreatif, responsif terhadap berbagai keadaan. Tuntutan kondisi prima para CPNS untuk mengabdi sesuai dengan kompetensinya,” katanya.

Kasmidi mengungkap, berdasarkan hasil SKD CPNS dilingkungan Pemkab Kutim, yang diterima dan dapat mengikuti SKB adalah peserta yang telah dinyatakan lulus dalam SKD. Yaitu, mereka yang memenuhi nilai ambang batas dan berada pada peringkat tertinggi.

“Saya mengharapkan saudara/saudari yang mengikuti SKB pagi ini, agar dapat menyelesaikan seleksi CAT BKN dengan hasil yang memuaskan,” harap Kasmidi. (jn)