Disdik Gelar Bimtek Simaksiru Bagi 18 UPT Se Kutim

Kaltim, Kutai Timur996 Dilihat

SANGATTA.  Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim terus melakukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusis (SDM),  mengikuti perkembangan teknologi, terutama pada para guru .  Salah satu cara yang dilakukan dengan membuat  kegiatan Bimbingan Teknis  sistim informasi  profesi manajemen kinerja  guru ( Simaksiru).  Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kutim  Drs Syahril, SPD, MSI  serta dihadiri Sekertaris Dinas Pendidikan Kutim  Hj Irma Yuwinda ST M,Si , selaku ketua pelaksana dan beberapa pejabat Disdik Kutim lainnya,   berlangsung di Holtel Royal Victorya, Rabu (17/11).   Kegiatan dikuti kepala UPT  dari 18 kecamatan se Kutim.

Saat membuka  Bimtek tersebut, Syahril mengakui betapa pentingnya  keberadaan guru.  Bahkan,  saat perang Jepang, dimana  Jepang di bom,   yang ditanyakan  Raja saat itu, berapa guru tersisa. Artinya, betapa pentingnya guru tersebut. “Karena itu saya katakan, tanpa guru, semuanya tidak berarti, meskipun guru bukan segala-galanya.  Artinya, negara maju, karena guru,” katanya.

Usai membuka Bimtek, Syaril pada wartawan menjelaskan,  kegiatan Bimtek ini terkait dengan majemen.  Karena sudah saatnya memperbaiki manajemen teknis, termasuk di sekolah. Karena  guru juga  harus menerapkan manajemen tepa,  termasuk dalam pelaporan aktual,  untuk memperkecil kesalahan.

“Dengan bimtek, ada reverensi dalam kegiatan yang dilakukan guru di sekolah. Dunia pendidikan untuk mencerdarkan,  namun semua harus disejajajrkan. Diharapkan, setelah guru kembali ke sekolah, maka akan dapat menerapkan manajemn yang  baik, untuk peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Bimtek dilakukan tidak sekaligus pada guru, karena harus ada pembelajaran.  Tapi ini langkah awal,  diharapkan  dilakukan  tahun berikutnya,  untuk skala lebih besar. “Tapi harapanya dengan bimtek UPTD ini akan ada perbaikan mutu pendidikan dari TK, SD, SMP.  Tahun 2022,  dilaksanakan lagi  dengan skala lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan Irma Yuwinda  mengatakan , tujuan utama  kegiatan ini  untuk memberikan  salah satunya agar tersampaikan  pemahaman dan informasi  rekomendasi kebijakan  dalam upaya peningkatan profesinalisme  dan kompetensi guru , kepala sekolah, serta pengembangan karier  dan promosi  dilingkungan sekolah negeri.

“Jadi intinya, agar kita memiliki guru dan kepala sekolah yang profesinal,” kata Irma. (jn)