Pengelola Keuangan Merupakan Garda Terdepan Kutim

SANGATTA. Pengelola Keuangan Merupakan Garda Terdepan Kutai Timur. Hal ini diungkapkan Bupati Kutai Timur  Ardiansyah Sulaiman saat membuka Workshop Akuntansi Pelaporan Keuangan Daerah garapan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yang dilaksanakan  di Ballroom Hotel Senyiur, Kamis (12/11).

“Pengelola keuangan merupakan garda terdepan Kutim, khususnya dalam bidang keuangan. Sangat berperan dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Kutim. Yaitu “Menata Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua. Jadi Peran serta Bapak dan Ibu bisa dimulai dengan tertib mengelola keuangan, menyampaikan laporan keuangan SKPD (OPD) dengan tepat waktu, akurat dan akuntabel,” jelas Ardiansyah di depan para peserta .

Disebutkan, beberapa hal penting dalam kegiatan bertema “Optimalisasi Peran SKPD Selaku Entitas Akuntansi Dalam Mendukung Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Perihal yang perlu digaris bawahi di era transparansi birokrasi saat ini, adalah lebih professional, berintegritas dan lebih tertib dalam segala hal, termasuk salah satunya pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah.

“untuk itu, mari kita berupaya menjadikan Kabupaten Kutai Timur sejahtera dengan menciptakan perubahan yang membawa ke arah positif dan lebih produktif,” katanya.

Dikatakan, peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di Pemkab Kutim harus sesuai dengan sasaran misi daerah. Mulai berjalan searah menuju target kebijakan yaitu peningkatan e-Government di Pemerintah Daerah. Dengan meningkatkan kemampuan sistem dan aplikasi antar instansi terkait, untuk saling berkomunikasi dalam menghasilkan data dan layanan. Upaya itu telah dibuktikan dengan penggunaan dan pengaplikasian berbagai sistem informasi yang menunjang fungsi keuangan daerah dilingkup Pemkab Kutim.

Sementara itu Kepala BPKAD Kutim Teddy Febriansyah dalam laporannya mengatakan, peserta yang mengikuti Workshop adalah para pengelola Keuangan masing-masing OPD lingkup Pemkab Kutim.

”Acara berlangsung dari tanggal 10-12 (November 2021) ini. Dengan narasumber dari BPK RI Perwakilan Kaltim, DJP Bontang dan KKP Kanwil Kaltim,” jelasnya Teddy. (jn)