Ardiansyah Sulaiman Lantik Ratusan Pejabat Kutim di Gedung GSG

.

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman  melantik 200 lebih  orang pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kutim.  Pelantikan yang dilakukan di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Bupati Kutim,  dijaga ketat  aparat kepolisian. Namun hingga selesainya pelantikan,  tidak ada gangguan yang terjadi.

Pelantikan yang disaksikan  Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Sekertaris Kabupatan Irawansyah  serta unsur Forkominda, berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita.  Karena banyaknya pejabat yang dilantik,  butuh  waktu  sekitar  satu jam lebih untuk membaca namanya.

Dalam kesempatan itu,  Bupati Kutai Timur Ardiansyah mengatakan, pelantikan   pejabat  sebagai hal biasa. Namun dengan pelantikan ini, juga sekaligus diharapkan akan membuat  pejabat yang baru dilantik ini lebih bersemangat untuk bekerja,  dengan lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Apalagi, pemerintah saat ini sedang menggodog  kenaikan Tunjangan Perbaikan  Pendapatan (TPP)  bagi PNS. TPP ini sebagai penghargaan bagi kinerja pegawai negeri  di lingkungan Pemkab Kutim.  TPP ini akan berlaku sejak Juli tahun ini. Kita harapkan,  dalam beberapa waktu akan datang sudah bisa dibayarkan,” katanya.

Ardiansyah juga mengakui,  pelantikan pejabat kali ini  salah satu cara untuk untuk melakukan penataan.  Dimana pejabat yang dilantik ini, ditempatan sesuai dengan kemampuan mereka. Dengan demikian,  diharapkan nantinya akan menjadikan birokasi  yang unggul dalam melayani masyarakat.

Dikatakan,  Pemkab Kutim memerlukan akselerasi pembangunan di segala bidang. Terutama di sektor-sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor yang menjadi fokus perhatian bersama dalam visi misi “Menata Kembali Kutim Sejahtera Untuk Semua” karena itu, diharapkan semua pejabat yang dilantik memberikan kinerja yang maksimal untuk pembangunan.

“Kepada seluruh pejabat yang telah dilantik, saya ucapkan selamat bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab. Jabatan adalah suatu amanah dan pengabdian yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati serta sungguh-sungguh,” katanya. (jn/TK)