Bupati Kutim Lantik Puluhan Orang Pejabat

Kutai Timur550 Dilihat

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman melantik puluhan pejabat eselon II, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Kutim di ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Kamis (14/5). Pelantikan  dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Sekertaris  Kabupatena Irawansyah, serta Forkominda.

Beberapa pejabat yang dilantik diantaranya,  Tejo Yowono, S.Pd Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah Hukum dan Politik, Muhammad Hamdan, ST, sebagai Kepala  Inspekturat,  Dr. Teddy Febrian, SE, M.Si, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah,

 Syahfur, S.Sos , M.Si Kepala Badan Pendapatan Daerah dan lain-lain, serta Sudiman Latif, sebagai Kepala Dinasnekertras.

Selain mengambil sumpah janji pejabat yang dilantik,  di depan Bupati pejabat yang dilantik juga menandatangani fakta integritas, serta  kinerja

Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar pejabat kerja keras, tidak tidak menyalahgunakan jabatan. Tunjukkan kinerja yang baik. “Saya perhatikan pejabat eselon IV, III, selama ini sepertinya tidak kerja sesuai tupoksinya. Semua menunggu saya jabat apa.  Padahal, semua sudah disumpah, untuk laksanakan tupoksi.  Seharusnya semua pejabat merasa memiliki tupoksi, kerja sesuai tupoksinya.  Akibatnya, banyak masalah pekerjaan,  yang belum tuntas. Padahal , jika kerja bagus, masalah apapun, akan selesai,” katanya. 

Dalam kesempatan itu,  Bupati  mengatakan  agar pejabat kerja,  mengacu pada visi misi Bupati. 

Bupati juga menyampaikan kekesalannya, terhadap pejabat, yang tidak disebutkan namanya. Bahkan, saking kesalnya, Bupati mengatakan tidak akan memaafkan pejabat tersebut, yang telah membuat  visi misi  yang dibacakan Satpol PP saat upacara HUT Kutim (12/10)  yang masih memuat visi misi Bupati –wakil Bupati  terdahulu.

“Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan unek-unek saya. Visi misi Bupati  yang dibacakan Satpol PP saat HUT Kutim itu, bukan visi misi ASKB.  Kedua, mars Kutai Timur, yang masih memuat lirik sukseskan Desa Madu. Tapi, untung saya masih sempat revisi lirik ini, menjadi mars, yang akan berlaku sepanjang masih ada pemerintahan ini,” katanya. Dikatakan, dia telah keliling Kutai Timur menyampaikan  visi-misi ASKB. Namun saat HUT Kutim, yang disampaikan lain,  karena  yang dibacakan adalah visi-misi bupati terdahulu. “Saya tidak tau siap yang bertanggunjawab membuat, mengedit visi misi ini. Dan ini tidak akan saya maafkan,” katanya dengan nada kesal.