Konsep Perhutanan Sosial Sudah Diterapkan, Bupati Berharap Bisa Menguntungkan Masyarakat

Kaltim, Kutai Timur158 Dilihat

Sangatta…Hutan Tanaman Industri (HTI) yang selama ini dikuasai oleh perusahan, kini mulai dikolaborasikan atau mengikutsertakan masyarakat sekitar hutan. Dengan melalui wadah koperasi, masyarakat akan ikut mengelola hutan tanaman industri (HTI), bermitra dengan perusahan pengelola HTI. Dimana lokasi HTI, sebagian dikelola oleh koperasi dan anggotanya. Menurut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, konsep pengelolaan hutan dengan nama perhutanan sosial ini, pertama kali di Indonesia.

“Dulu, HTI itu murni dikelola oleh perusahan. Sekarang, dengan konsep perhutanan sosial, maka perusahan HTI itu kerja sama dengan masyarakat mengelola hutan HTI. Dimana perusahan sebagai bapak angkat, sementara masyarakat melalui koperasi, sebagai anak angkat. Koperasi ini mengelola sebagian lokasi HTI, untuk menanam kayu sesuai dengan kebutuhan industri perusahan HTI yang bekerjasama dengan mereka,” jelas Ardiansyah, beberapa hari lalu di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Bupati Kutim.

Dengan kerja sama ini, maka kini artinya masyarakat sekitar hutan tidak lagi menjadi penonton dalam pengelolaan hutan, tapi ikut mengelola dan menikmati hasilnya.

Dengan konsep perhutanan sosial, Ardiansyah berharap agar masyarakat Batu Ampar yang kini jadi percontohan pengelolaan hutan kerjasama dengan perusahaan HTI, dapat secara maksimal mengelola hutan yang mereka kerjakan demi kesejahteraan anggota koperasi.

“Jadi di Kecamatan Batu Ampar itu ada tiga perusahaan HTI, yang kini bermitra dengan koperasi mengelola lahan sekitar 3000 hektare. Koperasinya beranggotakan sekitar 200 KK. Saya berharap, kerjasama ini bisa menguntungkan masyarakat, apalagi jangka waktu kerja sama ini sekitar 30 tahun,” katanya.

Jika usaha ini berhasil Ardiansyah berharap, di lokasi lain juga bisa ada kerja sama dengan masyarakat, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar hutan. “Perusahan dan masyarakat ini akan menanam pohon ekaliptus, untuk kebutuhan industri pemilik HTI,” katanya.