Warga Sekurau Atas Butuh Air Bersih

Kutai Timur413 Dilihat

Sangatta –Ketersedian dan akses terhadap air bersih nampaknya masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Masyarakat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya di Kecamatan Bengalon.

Bagaimana tidak meski daerah tersebut terbilang kaya dengan hasil Pertambangan Batu Bara dan Perkebunan Kelapa Sawit yang berlimpah. Namun Pemenuhan keperluan air bersih masih saja menjadi persoalan yang dikeluhkan oleh sejumlah warga di Desa Sekreat Dusun Sekurau Atas. Hal tersebut terungkap saat salah satu Anggota DPRD Kutim Yuli Sa’pang melakukan kegiatan reses di wilayah itu.

Menurut salah satu warga Sekurau Atas Paulus, jika dalam waktu seminggu tidak turun hujan, maka warga diwilayah itu sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terutama ketika musim kemarau telah tiba.

“Apalagi kalau lebih dari satu minggu, ataupun sudah satu bulan tidak turun hujan, kami sudah tidak tau lagi mau mencari kemana sungainya,” Kata Paulus saat menyampaikan aspirasinya ke Anggota DPRD Kutim.

Sementara itu, Anggota DPRD Kutim asal Fraksi PDI Perjuangan Yuli Sa’pang mengaku jika kebutuhan air bersih masih sangat dibutuh warga di Kecamatan Bengalon. Pasalnya keberadaan PDAM baru mengaliri beberapa Desa di wilayah itu, Seperti Desa Sepaso Induk, Sepaso Barat dan Sepaso Timur.

“Selebihnya masyarakat hanya mengandalkan air dari sungai maupun bantuan sumur bor. Seperti bantuan sumur bor yang saya berikan kepada masyarakat di beberapa titik di dapil saya,”Ucapnya

Meski bantuan sumor bor tersebut sebagai bentuk antisipasi pemenuhan kebutuhan air bersih. Namun keberadaan sumur bor tersebut sepenuhnya belum bisa diandalkan oleh masyarakat, terlebih penduduk diwilayah itu terbilang padat karena disebabkan adanya peningatan penduduk.

“Sehingga keinginan masyarakat harus ada tambahan sumur bor atau penambahan kapasitas PDAM diwilayah itu sehingga mampu mencakup seluruh daerah yang belum teraliri air bersih,” Terangnya

Selain air bersih, menurut yuli Sa’pang kebutuhan listrik dan ambulance serta sarana dan prasarana di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas juga sangat di butuhkan.