Pemkab Kutim Siapkan Rumah Karantina Bagi Pasien Positif Corona

Kaltim, Kutai Timur171 Dilihat

Sangatta…Meski sebelumnya Pemerintah kabupaten Kutai Timur telah menerapkan new normal, namun pertambahan pasien terkonfirmasi positif  Virus Corona atau covid-19 di Kabupaten Kutai Timur, juga masih terus mengalami peningkatan. Dari catatan Dinas Kesehatan Kutim jumlah pasitif corona di Kutim sudah berjumlah 71 kasus, 31 diantaranya dinyatakan sembuh dan 1 orang dinyatakan meninggal.

Berangkat dari hal itu, melalui Dinas Kesehatan Kutim mengusulkan gedung pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang berada di kawasan perkantoran Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutai Timur di Bukit Pelangi, diusulkan sebagai rumah karantina. Karena bangunan tersebut dinilai sangat layak untuk dijadikan rumah karantina bagi pasien terkonfirmasi positif dengan kategori ringan atau orang tanpa gejala.

Usai menggelar rapat evaluasi percepatan penanganan covid-19 di ruang posko utama gedung BPBD (17/7/2020). Plt Bupati Kutim Kasmidi bulang mengaku jika pihaknya telah sepakat untuk membentuk rumah karantina yang dikelolah langsung oleh Dinas Kesehatan Kutim dengan biaya tim medis yang lebih hemat.

“Tujuan dari rumah karantina ini adalah, kita ingin bahwa orang yang terkonfirmasi positif corona, baik tanpa gejala maupun dalam kondisi fisiknya yang masih kuat, supaya cepat selesai akan dimasukkan kedalam rumah karantina”. Jelasnya kepada sejumlah awak media

Selain itu, menurut Kasmidi dengan adanya rumah karantina tersebut, nantinya para pasien yang terkonfirmasi positif tidak lagi lebih intens bertemu dengan para tim medis. Melainkan cukup dibekali dengan beberapa alat kesehatan dan melakukan konsultasi melalui via telepon maupun sms dan sejenisnya ke pihak perawat maupun dokter.

“Nanti kalau pasien itu kritis baru kita bawah kerumah sakit. Tapi sejauh ini berdasarkan pengalaman, karena ini kita adopsi dari provensi, insya Allah sangat efektif. Jadi para pasien tidak lagi stres”. Bebernya

Lebih lanjut, menurut kasmidi saat berlangsungnya rapat evaluasi percepatan penanganan covid-19 pihaknya juga memutuskan juga akan kembali menggelar siwiping terkait protokol kesehatan ditempat-tempat keramaian.

“Dari ini akan ada tim, baik dari satpol-PP maupun tim besar yang di pimpin langsung oleh tim gugus tugas Covid-19 yang disitu ada TNI/Polri”.Ucapnya