DPRD Sepakat Alihkan Anggaran Untuk Penanganan Corona

Parlementaria220 Dilihat

SANGATTA. DPRD Kutim mengapresiasi  Pemkab Kutim dalam mengambil langkah cepat untuk penanganan corona. Termasuk mengalihkan anggaran untuk penanganan corona, termasuk  dampak sosial wabah yang kini menjangkiti seluruh dunia tersebut.  Demikian dikatakan David Rante, anggota DPRD Kutim dari Partai  Gerindra.

“DPRD mendukung sepenuhnya pemerintah dalam penanganan coroa. Termasuk mengalihkan anggaran yang dibutuhakan untuk penanganan virus, hingga penanganan dampak sosialnya, perupa pembangian sembako bagi masyarakat berdampak dan kehilangan pekerjaan akibat pembatasan sosial,” katanya.

Menurutnya, perlunya penanganan virus ini, karena menyangkut masalah kemanusiaan. Bukan di Kutim saja yang mengalami tapi jadi masalah dunia. Karena itu, semua masyarakat, termasuk DPRD, bersatu , bersama-sama untuk bergerak melakukan langkah-langkah konkret mencegah virus menyebar meluas. “Saya berharap warga punya kesadaran untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah kalau tidak terlalu penting agar tidak keluar rumah,” katanya.

“Kami sangat setuju pengalihan anggaran sekitar Rp48 miliar  untuk penanganan corona, yang dilakukan DPRD dan Pemkab Kutim. Dimana nantinya akan dilakukan revisi pos anggaran yang tidak prioritas, dialihkan pada penanganan Covid-19 maupun dampaknya sosialnya, karena ini sifatnya darurat,” katanya.

“Jadi penanganan Covid-19 bukan hanya pemerintah tapi harus ada keterlibatan  semua stake holder, salah satunya kesadaran masyarakat untuk tidak keluar rumah,”katanya.

Sebab, memang perlu gerak cepat dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, sebelum menelan lebih banyak korban jiwa. “Maknya saya harap kesepakatan antara DPRD dan Pemkab, harus dimaksimalkan sebaik mungkin. Dimana anggaran yang tidak terlalu prioritas, yang sudah disahkan menjadi APBD 2020, dirubah agar konsentrasinya pada penanganan wabah virus corona,” katanya. (ADV)