Antisipasi Virus Corona, Pemkab Kutim Liburkan Sekolah Selama 14 Hari

Kutai Timur370 Dilihat

Sangatta…Demi mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru atau COVID-19 ke wilayah Kabupaten Kutai Timur. Akhirnya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur meliburkan seluruh kegiatan sekolah di wilayahnya selama 14 hari terhitung dari tanggal 18 maret 2020. Sebagaimana hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kutim Nomor 180/16/HK/.PUU/III/2020.

Keputusan ini berlaku untuk sekolah di semua tingkat. Dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Lantutan Tingkat Pertama atau yang sederajat. Anak- anak diminta belajar di rumah, terhitung mulai tanggal 18 maret 2020.

“Meski di minta belajar di rumah, namun Dinas Pendidikan Kutim juga telah diminta untuk memberlakukan pembelajaran dari jarak jauh melalui http; //belajar.kemendigbud.co.id”. bebernya

Selain itu, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus korona, Bupati Kutim Ismunandar juga meminta seluruh masyarakat Kutim untuk tidak panik, serta meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan diri dengan berprilaku pola hidup bersih dan sehat.

“Saya juga meminta masyarakat kutim untuk menghindari keramian dan perjalanan tidak penting”. Terangnya saat menggelar konferensi perss di gedung serba guna. 16/03/2020.

Lebih lanjut, Bupati juga meminta Ketua RT, Kepala Desa, hingga Camat untuk aktif melakukan monitoring terhadap warga setempat untuk melakukan tindak preventif apabila menemukan warganya menderita gejala flu, demam, sakit tenggorokan, pilek, batuk dan sesak nafas, agar segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk atau menghubungi call center 081347391313 atau 08125511712.

Orang nomor 1 di Kutim ini juga menyebutkan bahwa pelayaan publik akan tetap berjalan, dan berbagai upaya-upaya pencegahan terkait virus corona di kutim akan ditingkatkan. Sementara itu, untuk mengatasi kelangkaan masker ataupun hand sanitizer di pasaran, dirinya juga menginstruksikan dinas terkait yakni dinas kesehatan dan juga dinas perindustrian dan perdagangan Kutim untuk melakukan sidak.

“Pelayanan pemerintah daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya dan berjalan normal, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah masuknya wabah virus corona di Kutim,” Tegasnya.