Cegah PHK, Anggota DPRD Kutim Dorong Bentuk Pansus

Sangatta…Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Asmawardi akhirnya angkat bicara terkait dengan persoalan PHK karyawan lokal dan penanganan limbah tambang PT. Karunia Wahana Nusa (KWN) di Bengalon.

Menurut Asmawardi, dirinya mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) mengenai persoalan PHK karyawan lokal dan penanganan limbah tambang PT. Karunia Wahana Nusa (KWN) di Bengalon.

“Mengingat jelas-jelas perusahaan tersebut pada saat hearing di DPRD, mengakui dihadapan peserta hearing atas persoalan PHK karyawan lokal. Ada 20 orang karyawan mogok yang di rumahkan alias di PHK. Untuk itu perlu segera dibentuk Pansus terkait persoalan itu, dalam waktu dekat”. Ungkap Politisi PAN ini

Dijelaskannya, dirinya juga telah melakukan komunikasi  kepada Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan. Agar pembentukan Pansus dapat segera dilakukan dan ditindaklanjuti, sehingga persoalan yang menimpa karyawan bisa diselesaikan dengan penuh keadilan.

“saat ini Wakil Ketua DPRD akan mengkomunikasikan terlebih dahulu dengan Ketua DPRD Kutim Hj. Encek UR Firgasih terlebih dahulu”. Bebernya

Selain itu, dirinya juga berharap setiap karyawan yang ikut melakukan demonstrasi ke perusahaan tidak di intimidasi atau di PHK perusahaan, dan hal tersebut telah disampaikan saat berlangsungnya hearing. “Namun ternyata PT. KWN melanggar perihal itu, maka dari itu kita minta agar dibuat Pansus terkait perihal ini”. Terangnya

Lebih lanjut, Aswmardi berharap dengan adanya Pansus yang membahas terkait persoalaan PHK Karyawan dan penanganan limbah PT KWN. Diharapkan bisa mewujudkan rasa keadilan terkait nasip karyawan maupun persoalaan lainnya terkait karyawan. (ADV/TK)